Minggu, 02 Januari 2011

Mengenal protozoa

kata protozoa diambil dari bahasa Yunani. Terdiri atas 2 kata yaitu protos yang artinya pertama dan zoon yang artinya hewan. Gabungan kedua kata ini membentuk kata protozoa, artinya hewan yang pertama. Menurut klasifikasi Robert H Whittaker, protozoa masuk dalam kingdom protista, yakni organisme eukariotik bersel tunggal.


Protozoa hidup bebas pada tempat lembap atau berair, namun ada juga protozoa yang hidup parasit di tubuh organisme lain. Organisme ini bernafas dengan cara difusi. Protozoa juga dapat membentuk kista agar dapat hidup lebih lama pada situasi tidak menguntungkan. Setelah keadaan membaik, kista akan pecah dan protozoa aktif lagi.

Ciri-ciri protozoa antara lain :
1. Ektoplasma (bagian luar). Dapat menghasilkan dinding sel berupa pedicula (selaput sel) atau test (cangkang yang keras.
2. Endoplasma (bagian dalam). Tempat organela-organela sel.
3. Vakuola makanan (vakuola non kontraktil), yaitu rongga yang berisi cairan yang mengelilingi makanan
4. Vakuola kontraktil (vakuola berdenyut), yaitu organela yang berfungsi mengeluarkan sisa-sisa metabolisme dan mengatur tekanan (osmoregulator)
5. Pada umumnya protozoa memiliki satu eukarion (inti sejati) kecuali paramecium yang memiliki 2 inti.

Protozoa memiliki beberapa cara makan yang berbeda-beda. Cara makan protozoa dapat dibedakan atas :
1. Bersifat parasit, menyerang makanan berupa cairan tubuh inangnya melalui permukaan tubuhnya.
2. Holozoik, Protozoa yang memakan organisme lain yang lebih kecil seperti bakteri, alga, atau protozoa lain.
3. Holofitik, Protozoa yang memiliki kloroplast dan mampu berfotosintesis seperti tumbuhan hijau.
4. Saprofitik, protozoa yang memakan bahan organik dari sisa-sisa tumbuhan atau hewan

Perkembangbiakan protozoa dapat dengan cara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Pembelahan seksual protozoa dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Singami yaitu persatuan dua gamet yang sama atau berbeda ukuran
2. Konjugasi yaitu pertukaran inti (mkrinukleus setelah terjadi pembelahan) sehingga terjadi reorganisasi pada kedua individu yang bertukar inti.

Sedangkan perkembangbiakan aseksual protozoa dapat berupa :
1. Pembelahan biner, protozoa membelah menjadi 2 individu
2. Pembelahan multipel, pembelahan dengan cara beberapa inti terbelah lebih dahulu, kemudian terjadi pembelahan sitoplasma menjadi beberapa individu.
3. Schizogoni, beberapa sel anak dibentuk dari sel induk
4. Budding atau Tunas, bagian tubuh induk terpotong kemudian berdifferensiasi menjadi individu sempurna.

Dalam pengklasifikasian, protozoa dibagi berdasarkan alat geraknya.
1. Rhizopoda, protozoa yang alat geraknya kaki semu
2. Flagelata, protozoa yang alat geraknya berupa flagela
3. Cilliata, protozoa yang alat geraknya silia
4. Sporozoa, tidak memiliki alat gerak

Belajar tentang perdangan amandel


Mandel, amandel, atau secara medis disebut tonsil atau tonsila palatina adalah bagian dari sistem kelenjar getah bening yang berada pada sisi kiri dan kanan bagian belakang rongga mulut. disebut amandel karena bentuknya mirip buah amandel. Seperti kelenjar getah bening lainnya, amandel adalah bagian dari sistem kekebalan yang menjaga tubuh manusia dari infeksi, khususnya infeksi saluran nafas atas dan faring.
Peradangan pada amandel disebut sebagai tonsilitis. Infeksi parah pada amandel dapat mengakibatkan amandel membengkak hingga harus dioperasi untuk diambil, namun diambilnya amandel dapat mengakibatkan melemahnya sistem kekebalan tubuh.
Radang amandel (bahasa Inggris: tonsillitis) adalah infeksi pada amandel yang terkadang mengakibatkan sakit tenggorokan dan demam.

Secara klinis peradangan ini ada yang akut (baru), ditandai dengan nyeri menelan (odinofagi), dan tidak jarang disertai demam. Sedangkan yang sudah menahun biasanya tidak nyeri menelan, tapi jika ukurannya cukup besar (hipertrofi) akan menyebabkan kesulitan menelan (disfagia)

Kapan amandel harus dibedah? Para ahli masih belum satu pendapat mengenai ini, namun umumnya literatur klinik membagi indikasi pembedahan radang amandel (tonsilektomi) atas 2 yaitu:

1. Absolut (mutlak: harus dibedah)
2. Relatif (tidak mutlak: sebaiknya dibedah)

Radang Amandel Akut

Penyebab Penyebab tersering radang amandel akut adalah streptokokus beta hemolitikus grup A. Bakteri lain yang juga dapat menyebabkan radang amandel akut adalah Haemophilus influenza dan bakteri dari golongan pneumokokus dan stafilokokus. Virus juga kadang-kadang ditemukan sebagai penyebab radang amandel akut.

Patologi Amandel meradang dan membengkak, terdapat bercak abu-abu atau kekuningan pada permukaannya, dan jika berkumpul maka terbentuklah membran. Bercak-bercak tersebut sesungguhnya adalah penumpukan leukosit, sel epitel yang mati, juga kuman-kuman baik yang hidup maupun yang sudah mati.

Gejala Keluhan pasien biasanya berupa
  1. Tenggorokan sakit
  2. Sulit atau sakit saat menelan
  3. Sakit kepala
  4. Demam dan kedinginan
  5. Pembesaran, pembengkakan kelenjar (kelenjar getah bening) disekitar rahang dan leher.
  6. Kehilangan suara

Pengobatan Sebaiknya pasien tirah baring. Cairan harus diberikan dalam jumlah yang cukup, serta makan makanan yang bergizi namun tidak terlalu padat dan merangsang tenggorokan. Analgetik diberikan untuk menurunkan demam dan mengurangi sakit kepala. Di pasaran banyak beredar analgetik (parasetamol) yang sudah dikombinasikan dengan kofein, yang berfungsi untuk menyegarkan badan.

Jika penyebab radang amandel adalah bakteri maka antibiotik harus diberikan. Obat pilihan adalah penisilin. Kadang-kadang juga digunakan eritromisin. Idealnya, jenis antibiotik yang diberikan sesuai dengan hasil biakan. Antibiotik diberikan antara 5 sampai 10 hari.

Jika melalui biakan diketahui bahwa sumber infeksi adalah Streptokokus beta hemolitikus grup A, terapi antibiotik harus digenapkan 10 hari untuk mencegah kemungkinan komplikasi nefritis dan penyakit jantung rematik. Kadang-kadang dibutuhkan suntikan benzatin penisilin 1,2 juta unit intramuskuler jika diperkirakan pengobatan orang tidak adekuat.

Hewan spons porifera

Ini dia hewan yang menjadi inspirasi dalam pembuatan kartun animasi Spongebob Square Pants. Porifera adalah hewan metazoa paling sederhana. Hewan ini merupakan hewan multiseluler purba alias paling sederhana struktur tubuhnya ketimbang filum-filum hewan multi seluler yang lain. Porifera berasal dari kata porus (lubang) dan fera (mengandung), kesimpulannya hewan porifera adalah hewan yang mengandung pori-pori atau banyak lubang, semakin mirip spongebob kan? Hehehe…. Postingan ini dibuat untuk menyusul posting sebelumnya tentang Protozoa.

CIRI-CIRI PORIFERA

Porifera hidup di air laut dan air tawar, tapi kebanyakan hidup di laut mulai dari daerah perairan pantai yang dangkal hingga kedalaman 5,5 km. Bentuk tubuhnya seperti tabung atau jambangan bunga yang bersifat simetris radial. Di dalam tubuhnya terdapat rongga tubuh yang disebut spongosol. Dalam fase hidupnya mengalami dua bentuk, yaitu polip (hidup berenang bebas). Ini terjadi pada fase larva. Lalu yang kedua sessil (hidup menetap) setelah dewasa.

Struktur tubuh porifera terdiri atas dua lapisan yaitu epidermis dan endodermis. Epidermis (lapisan luar) terdiri atas sel-sel epithelium berbentuk pipih (pinakosit). Endodermis terdiri atas sel berflagela yang berfungsi mencerna makanan dan bercorong yang disebut sel leher atau koanosit. Di antara kedua lapisan itu terdapat bahan gelatin yang disebut mesoglea. Mesoglea terdiri atas beberapa macam sel, yakni :

a. Sel amebosit, yaitu sel yang bertugas mengangkut zat makanan dan zat sisa metabolism dari satu sel ke sel yang lain
b. Sel skleroblas, yaitu sela yang fungsinya membentuk spikula yang bisa terbuat dari zat kapur, kersik, atau sponging
c. Porosit, sel yang fungsinya membuka dan menutup pori-pori
d. Arkeosit, sel amebosit embrional yang tumpul dan dapat membentuk sel-sel reproduktif
e. Spikula, sel pembentuk tubuh

Porifera memiliki saluran air yang berfungsi sebagai jalan masuknya air ke spongosol lalu dari spongosol dikeluarkan melalui oskulum. Saluran ini memiliki tiga bentuk, sikon, askon, dan leukon

a. Askon, tipe ini adalah tipe paling sederhana.bentuk porifera seperti jambangan bunga. Air yang masuk melewati saluran yang langsung terhubung dengan spongosol lalu keluar melalui oskulum. Saluran ini pendek dan tidak memiliki cabang maupun lekuk-lekuk. Contoh : Leucosolenia sp.
b. Sikon, tipe ini air yang melalui ostium kemudian masuk ke spongosol melalui saluran yang bercabang-cabang. Setelah itu air akan keluar melalui oskulum. Tipe ini dimiliki oleh Scypha
c. Leukon (ragon), tipe ini adalah tipe yang paling kompleks. Air masuk melalui ostium menuju ke rongga-rongga bulat yang saling berhubungan. Dari rongga ini barulah mengalir menuju spongosol dan keluar melalui oskulum

Kerangka pada porifera merupakan kerangka luar atau eksoskeleton. Kerangkanya dapat berupa kapur seperti pada Calcarea, dapat pula rangka silikat seperti yang dimiliki hexactinellida, atau kerangka lunak (spongin) pada Demospongia.

PERKEMBANGBIAKAN PORIFERA


Perkembangbiakan Porifera dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara vegetatif dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
1. Pembentukan tunas. Tunas yang terbentuk memisahkan diri dari induknya kemudian terbentuk individu baru.
2. Gemmulae (butir benih). Gemmulae adalah sejumlah sel mesenkim yang berkelompok dan berbentuk seperti bola yang dilapisi kitin serta diperkuat spikula. Gemmulae terbentuk jika keadaan lingkungan sedang tidak menguntungkan. Ketika keadaan lingkungan membaik, gemmulae akan terbentuk menjadi individu baru. Gemmulae hanya dimiliki oleh porifera air tawar.
Proses pembentukan gemmulae adalah sebagai berikut :
Pertama-tama arkeost mengumpulkan nutrient dengan memfagosit sel lain untuk dikumpulkan dalam rongga tubuh. Sel tertentu kemudian mengelilingi secret kumpulan tersebut dan membungkusnya. Terbentuklah kumpulan/cluster dan kapsul yang mengelilingi. Pada kondisi yang tepat gemmulae menetas dan sel-sel di dalamnya keluar dan berdiferensiasi membentuk spons baru

Sedangkan perkembangbiakan generatif berlangsung secara anisogami, yaitu dengan peleburan gamet jantan (mikrogamet) dengan gamet betina (makrogamet). Dari peleburan ini dihasilkan zigot yang kemudian berkembang menjadi larva bersilia.
SISTEM PENCERNAAN DAN PERNAFASAN

Porifera
memakan zat-zat organic dan organism-organisme kecil seperti plankton. Makanannya dicerna secara intrasel oleh sel-sel koanosit. Di dalam sel, makanan dicerna oleh vakuola makanan, kemudian diteruskan oleh sel amebosit dan diedarkan ke seluruh tubuh. Sedangkan sisa makanan diteruskan ke spongosol kemudian dikeluarkan melalui oskulum.
System pernafasan yang dimilikipun sangat sederhana. Oksigen diambil langsung dari air oleh sel-sel koanosit secara absorpsi. Karbondioksida hasil pernafasan dikeluarkan langsung dari dalam sel ke lingkungan.

KLASIFIKASI PORIFERA


Kelas Calcarea
a. Rangkanya berspikula kapur
b. Koanositnya besar
c. Biasanya hidup di laut dangkal
Contoh-contoh dari kelas ini adalah Scypha, Leucosolenia, Cerantia, Ceranthrina, dan Sycon gelatinosum

Kelas Hexactinellida
a. Rangkanya berspikula kersik
b. Kebanyakan hidup di laut dalam
Contoh-contohnya : Euplectella, Hyalonema, Pheronema

Kelas Demospongia
a. Umumnya tidak berangka, yang berangka rangkanya terdiri dari zat kersik atau spongin atau campuran keduanya.
b. Hewan ini dimanfaatkan sebagai bahan industry spon
c. Ada species yang tidak dapat bergerak
d. Hidup di laut dangkal
Contoh-contohnya : Euspongia mollisima, Hypospongia equine, Haliclona, spongilla corteri
Menurut kalian, mana yang paling mirip Spongebob?

Macam-macam Vitamin

Vitamin adalah zat yang diperlukan tubuh setiap harinya dalam jumlah kecil. Vitamin berfungsi menjaga metabolisme tubuh agar selalu normal. Zat yang satu ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh dan harus diimpor dari luar (alias didapatkan dari makanan). Vitamin dibagi menjadi 2 jenis, yang pertama vitamin yang larut dalam air dan yang kedua adalah vitamin yang larut dalam lemak.

1. Vitamin yang Larut dalam Air

- Vitamin B1 (Aneurin / Thiamin / Anti beri-beri), vitamin ini terdapat pada selaput biji beras, biji polongan, ragi dan hati. Vitamin B1 berfungsi menjaga agar system saraf normal. Oleh karena itu orang yang kekurangan vitamin B1 bisa mengalami kerusakan selaput myelin, dapat pula mengalami paralisis. Di samping itu vitamin B1 juga mempengaruhi kontraksi otot, termasuk otot jantung. Penyakit apabila kekurangan vitamin ini adalah penyakit beri-beri.

- Vitamin B2 (Riboflavin / Lactoflavin), terdapat dalam susu, hati, ikan, sayur-sayuran hijau. Vitamin ini mempengaruhi proses oksidasi dalam tubuh. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan cheliosis, luka-luka di sudut mulut


- Vitamin B6, merupakan factor pellagra preventif. Vitamin ini terdapat pada hati, ikan, daging, dan sayur-sayuran. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penyakit pellagra.

- Vitamin B12 (anti perniciosa). Vitamin ini terdapat dalam hati. Kekurangan vitamin ini menyebabkan anaemi perniciosa dimana jumlah erytrocyt kurang dari normal, tapi kadar haemoglobin dalam tiap butir erytrosit normal.


- Vitamin C (asam ascorbin), terdapat dalam buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Vitamin ini mudah rusak oleh oksidasi udara dan panas. Kekurangan vitamin ini menyebabkan penyakit scorbut.

2. Vitamin yang Larut dalam Lemak

- Vitamin A (axeropthol). Terdapat dalam sayuran yang berwarna kuning dan hijau tua, dalam kuning telur,keju, mentega, dan minyak ikan. Dalam sayuran juga terdapat karoten yang merupakan pro vitamin A yang dapat dijadikan vitamin A di dalam hati. Vitamin A berfungsi menjaga kesehatan jaringan epitel dan juga penting untuk pembentukan Rhodopsine pada sel batang di retina mata yang berfungsi melihat pada saat cahaya redup. Kekurangan vitamin A dapat berakibat Hemeralopi (rabun senja) pada tahap ringan, Xeropthalmi (kornea mata mongering) pada tingkat yang lebih tinggi, dan tingkat yang paling parah menyebabkan keratomalaci (pecahnya kornea). Sedangkan jika vitamin A dalam tubuh terdapat kelebihan, vitamin ini akan disimpan di hati.

- Vitamin D (anti rachitis), terdapat dalam mentega, telur, susu, dan minyak ikan. Di dalam sayuran terdapat ergosterol (provitamin D) yang nantinya bisa menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Vitamin ini berfungsi mnguatkan tulang dan gigi.


- Vitamin E (tocopherol / anti steril), vitamin ini terdapat dalam kacang-kacangan, kecambah, telur, dan mentega. Vitamin ini berfungsi mencegah kemandulan, jika kekurangan dapat menyebabkan kemandulan.

- Vitamin K (anti haemoraghis). Vitamin ini berfungsi dalam pembekuan darah saat luka. Vitamin ini diproduksi oleh bakteri-bakteri di dalam usus.

Struktur tubuh hewan

Hari ini O'chan belajar Struktur dan Fungsi Tubuh Hewan mungkin karena O'chan udah lama ngga buku biologi makanya beberapa istilah-istilah penting biologi jadi kelupaan.

Catat-catat!!!:

Operkulum : lupa bgt! kira-kira artinya pelindung insang. itu lho, yang membuka waktu air masuk ke insang, n tertutup lagi.

Osteoblast : sel induk tulang guna mensintesis bahan organis kandungan serat kolagen yang terdapat didaerah permukaan tulang yang tersusun seperti lapisan epital selapis.

Rana cancrivora : katak sawah

tonjolan-tonjolan tulang dada pada burung:
**krista sterni : limas tulang dada
**spina sterni : taju tulang dada
berfungsi melekatnya otot untuk terbang. kalau ngga punya ini ntu namanya burang ngga bisa terbang. contohnya pinguin

poikiloterm : hewan berdarah dingin, suhu tubuhnya berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya.
homoiterm : hewan berdarah panas, suhu tubuhnya tetap. tidak tergantung suhu lingkungan.

perspirasi : proses keluarnya keringat

catatan :
* yang membedakan katak jantan dan betina adalah ada tidaknya kotak suara. katak jantan tidak mempunyai kotak suara.
* sistem porta hepatikus pada katak hasil pencernaannya diangkut dari usus ke ke pembuluh kapiler usus (venula). venula usus bergabung menjadi vena porta yang menuju ke hati. hati yang mengatur distribusi makanan sebelum diedarkan.
* anjing adalah mammalia yang memiliki keringat sedikit sehingga anjing menjulurkan lidah untuk membuang panas. berhubungan perspirasi
* bakteri simbion dalam tubuh mamalia berguna dalam menghasilkan vitamin dan memproduksi metana.

Tentang sendi

O'chan kelupaan tentang jenis-jenis sendi. Setelah berpikir sejenak akhirnya O'chan minta bantuan mas google. Dan akhirnya mas Google yang baik mau membatu...
Ini dia hasil bantuan mas Google

mengutip sedikit dari ucix.multiply.com

Mengenal Sendi

Sistim muskuloskeletal pada manusia terdiri dari tulang, otot dan persendian (dibantu oleh tendon, ligamen dan tulang rawan). Sistem ini memungkinkan Anda untuk duduk, berdiri, berjalan atau melakukan kegiatan lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai penunjang dan pembentuk tubuh, tulang juga berfungsi sebagai pelindung organ dalam. Tempat pertemuan 2 tulang adalah persendian, yang berperan dalam mempertahankan kelenturan kerangka tubuh. Tanpa persendian, Anda tidak mungkin bisa melakukan berbagai gerakan. Sedangkan yang berfungsi menarik tulang pada saat Anda bergerak adalah otot, yang merupakan jaringan elastik yang kuat.

Ada 3 jenis persendian yang dibedakan berdasarkan jangkauan gerakan yang dimiliki:

* Persendian Fibrosa, yaitu persendian yang tidak dapat digerakkan, dimana letak tulang-tulangnya sangat berdekatan dan hanya dipisahkan oleh selapis jaringan ikat fibrosa, contohnya sutura di antara tulang-tulang tengkorak.
* Persendian Kartilagenosa, yaitu persendian yang gerakannya terbatas, dimana tulang-tulangnya dihubungkan oleh tulang rawan hialin, contohnya tulang iga.
* Persendian Sinovial, yaitu persendian yang gerakannya bebas, merupakan bagian terbesar dari persendian pada tubuh orang dewasa, contohnya sendi bahu dan panggul, sikut dan lutut, sendi pada tulang-tulang jari tangan dan kaki, pergelangan tangan dan kaki.

Lalu dapet dari wikipedia

Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut persendian (artikulasi).

Komponen penunjang

Beberapa komponen penunjang sendi:

* Kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga.
* Ligamen (ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian. Ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi.
* Tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang. Berguna untuk menjaga benturan.
* Cairan sinovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.

Macam-macam persendian


Ada berbagai macam tipe persendian:

Sinartrosis
Sinartrtosis adalah persendian yang tidak memperbolehkan pergerakan. Dapat dibedakan menjadi dua:

* Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang tulangnya dihubungkan jaringan ikat fibrosa. Contoh: persendian tulang tengkorak.
* Sinartrosis sinkondrosis: sinartrosis yang dihubungkan oleh tulang rawan. Contoh: hubungan antarsegmen pada tulang belakang.

Diartrosis

Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan. Dapat dikelempokkan menjadi:

* Sendi peluru: persendian yang memungkinkan pergerakan ke segala arah. Contoh: hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat.
* Sendi pelana: persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segala arah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan jari tangan.
* Sendi putar: persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi). Contoh: hubungan tulang tengkorak dengan tulang belakang I (atlas).
* Sendi luncur: persendian yang memungkinkan gerak rotasi pada satu bidang datar. Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.
* Sendi engsel: persendian yang memungkinkan gerakan satu arah. Contoh: sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.

Amfiartosis

persendian yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga memungkinkan terjadinya sedikit gerakan

* Sindesmosis: Tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen. Contoh:persendian antara fibula dan tibia.
* Simfisis: Tulag dihubungkan oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk seperi cakram. Contoh: hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.

Jaringan epitel


Sebelumnya kita sudah membicarakan macam-macam jaringan pada tumbuhan . sekarang kita bicarakan materi selanjutnya yaitu jaringan pada hewan. Ada empat macam jaringan pada hewan vertebrata, yaitu jaringan epitel, jaringan penyokong, jaringan otot, dan jaringan saraf. Posting kali ini akan membicarakan jaringan epitel terlebih dahulu.

Jaringan epitel
merupakan jaringan yang membatasi tubuh dan lingkungannya, baik di sebelah luar maupun dalam. Jaringan epitel berasal dari spesialisasi lapisan ectoderm. Jaringan epitel yang melapisi luar tubuh disebut epidermis. Yang membatasi rongga dalam disebut endodermis, sedangkan yang membatasi rongga disebut mesoderm.

FUNGSI JARINGAN EPITEL
Jaringan epitel secara umum memiliki beberapa fungsi sebagai berikut,
1. Sebagai pelindung atau proteksi jaringan yang berada di sebelah dalamnya
2. Sebagai kelenjar, yaitu cairan yang menghasilkan getah. Kelenjar merupakan lekukan dari jaringan epitel dimana pada dindingnya terdapat sel kelenjar. Sel kelenjar adalah sel yang mengambil bahan baku dari darah lalu dibuat menjadi sesuatu. Kelenjar Ekskresi bila zat yang dikeluarkannya untuk dibuang, contohnya urine. Kelenjar sekresi jika zat yang dikeluarkannya untuk digunakan kembali, contohnya enzim-enzim. Kelenjar endokrin bila zat yang dikeluarkan (hormone) langsung ke dalam darah.
3. Sebagai penerima rangsang atau reseptor, disebut epitel sensori atau neuroepitelium. Epitel sensori kebanyakan berada di alat indra.
4. Sebagai pintu gerbang lalu lintas zat, berfungsi melakukan penyerapan zat ke dalam tubuh dan mengeluarkan zat dari dalam tubuh. Contohnya pada alveolus paru-paru, jonjot usus, dan nefron ginjal


JENIS-JENIS JARINGAN EPITEL

Jaringan epitel dapat dibedakan menjadi dua, yaitu epitel simpleks (terdiri dari satu lapis sel) dan epite kompleks (tersusun atas beberapa lapisan sel).

1. Epitel simpleks


- Epitel pipih selapis.
Ciri-cirinya, sitoplasma jernih, inti sel bulat terletak di tengah. Epitel ini terletak di pleura, alveolus paru-paru, kapsula bowman pada ginjal, lapisan dalam pembuluh darah dan limfa, ruang jantung, selaput bagian dalam telinga, sel ekskresi kecil dari kebanyakan kelenjar. Adapun fungsi epitel ini antara lain
a. Pelapis bagian dalam rongga dan saluran (endothelium)
b. Tempat difusi zat
c. Tempat infiltrasi zat
d. Tempat osmosis zat

- Epitel kubus selapis
Sitoplasmanya jernih atau berbutir-butir. Inti sel bulat besar di tengah. Terletak di kelenjar keringat dan kelenjar air liur, retina mata, permukaan ovary, dan saluran nefron ginjal.
Adapun fungsinya,
a. Lapisan pelindung atau proteksi
b. Tempat penyerapan zat (absorbsi)
c. Penghasil mucus (lendir) / sekresi

- Epitel silindris selapis
Epitel ini memiliki bentuk silinder (tabung), sitoplasmanya jernih atau berbutir-butir. Epitel ini memiliki nucleus berbentuk bulat terletak di dekat dasar. Terdapat pada dinding dalam lambung, usus, kandung kencing, kantong empedu, saluran rahim, rahim, saluran pernafasan bagian atas, saluran pencernaan.
Adapun fungsinya,
a. Lapisan pelindung (proteksi)
b. tempat penyerapan zat ( absorbsi)
c. Tempat difusi dan absorbsi zat
d. Melicinkan

- Epitel silindris selapis bersilia
Epitel ini berbentuk seperti epitel silindris berlapis, hanya saja memiliki bulu-bulu getar atau silia. Epitel ini dapat ditemukan di dinding dalam rongga hidung, saluran trakea, bronkus, dan dinding dalam saluran oviduct.
Adapun fungsinya,
a. Penghasil mucus (lendir) untuk menangkap benda asing yang masuk
b. Dengan getaran silia menghalau benda asing yang masuk/ atau melekat pada mucus

- Epitel silindris semu berlapis (Epitel silindris bersilia)
Epitel ini terdiri atas sel-sel epitelium batang yang berekatan satu sama lain dan tidak semua selnya mencapai permukaan sehingga menyerupai epitelium berlapis. Terletak pada rongga hidung dan trakea.
Adapun fungsinya,
a. proteksi
b. sekresi
c. Gerakan zat melalui permukaan

2. Epitel kompleks

Epitel kompleks tersusun oleh beberapa lapisan sel. Lapisan sel terbawah yang selalu membelah diri untuk mengganti sel-sel permukan yang rusak, disebut lapisan germinativa. Beberapa jaringan yang termasuk epitel kompleks adalah,

- Epitel pipih berlapis
Letaknya pada kulit (dengan zat tanduk), epidermis, rongga mulut, esophagus, laring, vagina, saluran anus, rongga hidung. Berfungsi sebagai,
a. Lapisan pelindung terhadap pengaruh luar
b. Lapisan pelindung saluran dalam
c. Penghasil mucus

- Epitel kubus berlapis
Terletak di kelenjar keringat, kelenjar minyak, ovarium di masa pertumbuhan, buah zakar. Fungsinya,
a. lapisan pelindung
b. penghasil mucus

- Epitel silindris berlapis
Terletak pada lapisan konjunctiva (lapisan yang selalu basah karena lendir) misalnya pada bagia mata yang berwarna putih, dinding dalam kelopak mata, laring, faring, uretra. Berfungsi sebagai,
a. proteksi
b. Penghasil mucus
c. Gerakan zat lewati permukaan
d. Saluran ekskresi kelenjar ludah dan kelenjar susu

- Epitel transisional
Terletak pada kandung kencing, ureter, pelvis ginjal. Berfungsi menahan regangan dan tekanan.

- Epitel kelenjar eksokrin
Terletak pada kelenjar minyak, kelenjar keringat, kelenjar saliva. Berfungsi menghasilkan mucus

- Epitel kelenjar endokrin
Terletak pada otak, daerah leher, anak ginjal, pankreas, kelamin. Berfungsi menghasilkan hormone.

Cabang-cabang Biologi

Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain :

1. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan
2. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
3. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
4. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
5. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
6. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
7. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
8. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
9. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang.
10. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
11. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic
12. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
13. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
14. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
15. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang moluska
16. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
17. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
18. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
19. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
20. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
21. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
22. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
23. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
24. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
25. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
26. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
27. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
28. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism
29. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
30. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga
31. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan paku
32. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
33. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang
pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
34. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
35. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
36. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
37. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
38. Iktiologi, ilmu yang mempelajari tentang ikan
39. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia
40. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
41. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
42. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
43. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
44. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
45. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
46. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
47. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
48. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
49. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
50. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim

Kenapa hanya tumbuhan dikotil yang bisa di cangkok....???



Ini pertanyaan yang ditanyain guru SMAq beberapa tahun yang lalu. Belum nemu jawaban yang pas banget sih, tapi siapa tahu jawaban yang kemarin bisa membantu.

Mencangkok adalah salah satu cara mengembangbiakan tanaman secara vegetatif. Sebenernya cangkok masih sodara sama stek, bedanya, tanaman yang dicangkok baru ditanam di lahan baru setelah tumbuh akar, kalo stek langsung tancap aja. Sifat tanaman hasil cangkok otomatis sama dengan induknya karena tidak ada perubahan struktur gen. Wong dipotong doang, hehehe...

Dalam kenyataannya, hanya tumbuhan dikotil saja yang dapat dicangkok. Kenapa? Alangkah baiknya kita meninjau struktur batangnya (karena batanglah yang dicangkok.

Struktur batang tumbuhan monokotil berbeda dengan susunan batang dikotil. Kita lihat saja pada gambar.

Struktur batang tumbuhan dikotil dan monokotil berbeda, adapun perbedaannya antara lain,
1. Berkas pembuluh pada tumbuhan dikotil teratur. Floem terletak di bagian luar pembuluh dan xylem terdapat di bagian dalam pembuluh, di antara dua bagian ini terdapat kambium yang meripakan jaringan meristematis sekunder. Sedangkan pada tumbuhan monokotil berkas pembuluhnya menyebar. Xylem dan floemnya berdekatan tapi menyebar di seluruh bagian.

2. Batang dikotil memiliki kambium untuk pertumbuhan sekunder (membesar / melebar) sedangkan tumbuhan monokotil tidak.

Dua hal di ataslah yang menyebabkan hanya tumbuhan dikotil yang bisa dicangkok. Mencangkok memerlukan sususnan batang yang teratur. Saat mencangkok jaringan floem dihilangkan agar zat makanan hasil fotosintesis terhenti di daerah pemotongan dan merangsang pertumbuhan akar. Selain itu juga dibutuhkan kambium yang merupakan jaringan meristematis untuk pertumbuhan sekunder.

Cangkok
adalah cara yang cepat dalam memperbanyak tanaman, sifat yang diperolehpun sama seperti induknya. Tapi hati-hati, tanaman yang dicangkok biasanya memiliki perakaran yang lemah.

Lima kingdom dalam biologi

Dalam klasifikasi makhluk hidup, tingkat takson tertinggi adalah Kingdom. Kingdom disepakati ada lima. Yaitu:

  1. KINGDOM MONERA
Kata monera berasal dari bahasa Yunani moneres yang berarti tunggal. Sesuai dengan namanya, semua anggota kingdom monera merupakan organism bersel tunggal. Ciri utama anggota kingdom Monera adalah belum memiliki membrane inti sel (karioteka) sehingga disebut prokariota (dari bahasa Yunani: Pro sebelum, karyon=nucleus). Meskipun demikian, bahan intinya tidak tersebar dalam sitoplasma, tetapi terkumpul dan menempati daerah tertentu dalam sitoplasma. Semua bagian-bagian di dalam selnya juga belum memiliki membrane. Ciri lain sel prokariota adalah sel-selnya membelah dengan cara pembelahan binner, bukan dengan cara mitosis.
Semua anggota kingdom Monera adalah uniseluler (hanya terdiri atas satu sel) dan berukuran hanya beberapa micron sehingga untuk dapat melihatnya diperlukan mikroskop. Organism yang termasuk dalam kingdom monera adalah bakteri dan ganggang biru (cyanobacteria)



  1. KINGDOM PROTISTA
Kata protista berasal dari bahasa Yunani, yaitu protos=pertama/mula-mula, dan ktistos=menyusun/membuat. Kingdom protista merupakan kingdom yang terdirir atas organism eukariota yang masih sangat sederhana. Meskipun demikian, jika dibandingkan monera, protista sudah jauh lebih maju karena sel-selnya sudah memiliki membrane inti sel (eukariota).
Protista diperkirakan mulai ada di bumi sekitar 1-2 miliar tahun yang lalu, sebelum adanya organism tingkat tinggi. Organism protista membuat bingung para ahli taksonomi karena ada yang mirip hewan , ada yang mirip tumbuhan, dan ada yang mirip jamur. Untuk menampung organism-organisme tersebut, dibuatlah kingdom baru, yaitu Kingdom Protista.
Sebagian besar anggota kingdom protista merupakan organism bersel tunggal (uniseluler), beberapa membentuk koloni, dan hanya yang sedikit yang bersel banyak (multiseluler). Hampir semua protista merupakan organism akuatik, baik air tawar maupun air laut, dan beberapa jenis hidup di dalam tubuh makhluk hidup lain. Meskipun begitu, ada juga yang hidup di tanah lembap. Anggota protista sudah menunjukkan adanya organisasi sel, pola pembelahan sel,dan siklus hidup yang bervariasi. Beberapa jenis protista merupakan organism fotoautotrof, dan beberapa jenis lainnya merupakan heterotrof (fagotrof atau osmotrof). Pada beberapa jenis protista, kebutuhan makanannya bergantung pada keadaan, pada saat ada cahaya mereka fotoautotrof, tapi pada saat gelap mereka merupakan organism heterotrof.
Protista bereproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner, sedangkan reproduksi seksual dengan cara isogami, anisogami, dan oogami. Isogami merupakan perkawinan atau persatuan dua gamet motil (dapat bergerak) yang sama bentuk dan ukurannya. Anisogami adalah perkawinan atau persatuan dua gamet motil yang berbeda bentuk dan ukurannya. Gamet betina lebih besar dari gamet jantan. Adapun oogami adalah perkawinan antara gamet jantan yang motil dan gamet betina yang besar yang immotile (tidak dapat bergerak)
Berdasarkan ciri-cirinya, protista dibagi 3. Protista mirip hewan (animal-like protist) atau disebut juga protozoa, protista mirip tumbuhan (plant-like protist), dan protista mirip jamur (fungus-like protist).

  1. KINGDOM FUNGI
Jamur dimasukkan dalam kelompok organism eukariota karena sel-selnya sudah memiliki membrane inti sel. Dinding sel jamur terbuat dari bahan kitin, yaitu polimer karbohidrat yang juga terdapat dalam eksoskeleton serangga, laba-laba, dan arthropoda lainnya. Kitin berfungsi member bentik dan menyokong sel-sel jamur. Hal tersebut sangat berbeda dengan dinding sel tumbuhan yang terbuat dari bahan selulosa.
Sebagian besar jamur merupakan organism bersel banyak (multiseluler), contohnya jamur merang (volvariella volvaceae), tetapi ada pula yang bersel satu contohnya yeast atau ragi. Bentuk jamur mirip dengan tumbuhan tetapi jamur tidak memiliki daun dan akar sejati. Selain itu, jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis seperti tumbuhan. Dengan demikian, jamur merupakan organism heterotrof. Jamur ada yang hidup sebagai parasit, ada yang saprofit, ada yang bersimbiosis mutualisme dengan organism lain.
Umumnya jamur dapat berkembangbiak ata bereproduksi secara seksual dan aseksual

  1. KINGDOM PLANTAE
Kingdom plantae adalah semua organism eukariota yang bersel banyak (multiseluler) dan memiliki dinding sel yang mengandung selulosa. Anggota kingdom ini memiliki klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis dan merupakan organism autotrof. Tumbuhan hijau memiliki daur pergiliran keturunan dalam hidupnya. Tumbuhan hijau dibagi menjadi tumbuhan berspora (lumut dan paku) serta tumbuhan berbiji.

  1. KINGDOM ANIMALIA
Kingdom animalia terdiri atas organism eukariota yang bersel banyak dan sudah memiliki organ-organ tubuh khusus. Hewan tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis. Oleh karena itu, hewan merupakan organism heterotrof. Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Hewan merupakan makhluk hidup yang motil (aktif bergerak) selama tahap tertentu dalam siklus hidupnya. Hewan yang dian (stasioner) sekalipun, misalnya hewan spon (porifera), memiliki tahap motil berupa larva yang berenang.
Sumber : tiga serangkai

BAKTERI

Istilah bakteri berasal dari bahasa yunani, yaitu bakterion yang artinya batang kecil. Sel-sel bakteri berukuran sangat kecil sehingga hanya dapat diamati dengan mikroskop. Pada umumnya, panjang sel bakteri berkisar antara 2-10 mikrometer dengan diameter sekitar 0.5-1 mikrometer. Beberapa jenis bakteri memiliki panjang lebih dari 100 mikrometer dengan diameter 0.1-0.2 mikrometer.

Bakteri pertama kali ditemukan oleh Antonie Van Leeuwenhoek (1632-1723) yang juga merupakan penemu mikroskop. Dengan mikroskop buatannya, yang memiliki perbesaran 200-300 kali, Leeuwenhoek dapat melihat makhluk-makhluk kecil yang ia beri nama animalkulus yang sekarang disebut bakteri. Pada 17 september 1683, Leeuwenhoek membuat gambar-gambar bakteri yang ia temukan

Bakteri tersebar hampir dimana-mana. Bakteri merupakan mikroorganisme yang penyebarannya di alam paling luas.

BENTUK-BENTUK BAKTERI

Bakteri memiliki tiga bentuk, yaitu bulat (kokus atau coccus), batang (basil atau bacillus), dan lengkung. Bakteri berbentuk bulat memiliki diameter rata-rata 1 mikrometer atau kurang dari itu. Bakteri berbentuk batang atau lengkung memiliki panjang sekitar 2-5 mikrometer (untuk bakteri batang dapat mencapai panjang 10 mikrometer) dengan diameter sekitar 0.5-1 mikrometer. Sel-sel bakteri yang berbentuk bulat atau batang sering membentuk koloni atau kumpulan sel.

A. BAKTERI YANG BERBENTUK BULAT


1. Monokokus, bakteri berbentuk bulat tunggal
2. Diplokokus, bakteri bulat bergandengan dua-dua
3. Tatrakokus, bakteri bulat berkelompok empat-empat
4. Streptokokus, baktei bulat bergandengan membentuk rantai
5. Stafilokokus, bakteri bulat menggerombol seperti buah anggur
6. Sarsina, bakteri bulat, berkelompok delapan-delapan seperti kubus

B. BAKTERI YANG BERBENTUK BATANG


1. Monobasil, berbentuk batang tunggal
2. Diplobasil, berbentuk batang bergandengan dua-dua
3. Streptobasil, berbentuk batang, bergandengan membentuk rantai memanjang

C. BAKTERI YANG BERBENTUK LENGKUNG

1. Vibrio, berbentuk koma
2. Spiral, berbentuk seperti spiral atau per
3. Spiroseta, berbentuk spiral dan lentur

D. BAKTERI YANG BERBENTUK TIDAK TERATUR (PLEOMORFIK)

JENIS-JENIS BAKTERI

Berdasarkan cara hidup bakteri dibagi menjadi dua

a. Bakteri Autotrof, merupakan bakteri yang dapat membuat makanan sendiri. Beberapa bakteri memperoleh energy dari cahaya matahari (fotoautotrof). Bakteri ini memiliki pigmen untuk fotosintesis yaitu bakterioklorofil (yang berwarna hijau) dan bakteriopurpurin (berwarna ungu atau merah). Bakteri lainnya memperoleh energy dari reaksi kimia (bakteri kemautotrof)
b. Bakteri heterotrof, merupkan bakteri yang tidak bisa membuat bahan organic. Bakteri ini memperoleh makanan dari bahan-bahan organic yang ada di sekitarnya dengan cara menguraikan sisa-sisa tubuh organism lain. Di dalam tanah, hasil penguraian bahan-bahan organic adalah bahan-bahan anorganik yang berupa mineral-mineral. Bakteri heterotrof lain ada yang bersifat pathogen

Bakteri melakukan respirasi untuk menghasilkan energy. Untuk keperluan reaksi respirasi biasanya diperlukan oksigen. Berdasarkan kebutuhannya akan oksigen, bakteri dikelompokkan menjadi empat bagian
a. Bakteri Aerob. Bakteri ini hanya tumbuh jika ada oksigen
b. Bakteri Anaerob. Bakteri ini tumbuh tanpa adanya oksigen bebas. Jika ada oksigen bebas, bakteri ini akan mati.
c. Bakteri Anaerob fakultatif. Bakteri ini dapat tumbuh baik jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen
d. Bakteri Mikroaerofil. Bakteri ini tumbuh jika ada oksigen bebas dalam jumlah sedikit (kurang dari 0.2 atmosfer)

Pertumbuhan bakteri juga sangat dipengaruhi oleh suhu. Tiap jenis bakteri memiliki suhu pertumbuhan yang berbeda. Berdasarkan suhu pertumbuhannya, bakteri dibagi menjadi empat bagian
a. Bakteri Psikrofil. Bakteri ini hidup pada suhu rendah, yaitu antara 0-30 C. Bakteri ini banyak terdapat di dasar lautan, daerah kutub, juga bahan makanan yang didinginkan. Pertumbuhan bakteri psikrofil pada bahan makanan menyebabkan kualitas bahan makanan tersebut menurun/ menjadi busuk.
b. Bakteri Mesofil. Bakteri ini hidup dan tumbuh pada suhu 25-40 C. bakteri mesofil banyak terdapat pada tanah, air, dan tubuh vertebrata.
c. Bakteri Termofil. Bakteri ini mampu hidup dan tumbuh pada suhu 45-75 C. bakteri ini dapat ditemukan di tempat-tempat bersuhu tinggi, misalnya tempat pembuatan kompos. Selain itu, bakteri termofil juga ditemukan pada susu, tanah, dan air laut
d. Bakteri Hipertermofil. Bakteri ini hidup dan tumbuh pada suhu di atas 75 C, misalnya di sumber air panas. Beberapa bakteri bahkan dapat hidup pada suhu di atas 100 C

Struktur sel bakteri dan cara berkembang biak

Struktur sel bakteri dapat dikatakan masih sangat sederhana. Pada setiap sel bakteri terdapat beberapa komponen penting, yaitu dinding sel, membrane sel, sitoplasma, dan bahan inti serta beberapa organel sel. Organel tertentu, misalnya flagellum, pilus, kapsul, dan endospora, mungkin hanya dimiliki oleh jenis bakteri tertentu dan tidak dimiliki oleh jenis bakteri lainnya

a. Bahan Inti (DNA Kromosom)
Bahan inti bakteri tersusun oleh asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid/DNA) atau disebut juga DNA kromosom. Sebagian besar bakteri hanya memiliki satu DNA kromosom berutas tunggal yang berbentuk sirkuler (cincin). DNA kromosom membawa gen-gen yang penting untuk mengatur proses-proses yang terjadi di dalam sel bakteri. Bahan inti bakteri terdapat di dalam suatu bagian yang menyerupai inti yang disebut nukleoid. Nukleoid sel bakteri tidak memiliki membrane atau dinding inti sel dan nukleolus
b. Plasmid
Umumnya bakteri memiliki plasmid, yaitu suatu DNA di luar DNA kromosom yang berbentu cincin. Plasmid berisi gen-gen penting untuk pertahanan sel bakteri terhadap lingkungannya yang tidak mnguntungkan. Plasmid terdapat dalam sitoplasma
c. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan yang bersifat koloid dan berisi semua molekul ataupun zat yang diperlukan dalam proses metabolism untuk menunjang kehidupan sel. Di dalam sitoplasma sel bakteri terdapat ribosom, mesosom, dan plasmid.
d. Ribosom
Ribosom merupakan organel sel yang berfungsi untuk sintesis protein. Ribosom terdapat pada semua sel,tetapi ribosom organism prokariota berbeda strukturnya dengan ribosom organism eukariota
e. Mesosom
Mesosom merupakan daerah membrane sitoplasma yang mengalami pelipatan. Mesosom diperkirakan berfungsi dalam pembentukan dinding sel dan dalam pembelahan sel
f. Endospora
Bakteri tertentu dapat membentuk struktur khusus yang disebut endospora. Endospora merupakan struktur /spora yang berdinding tebal dan sangat tahan terhadap kondisi lingkungan yang jelek. Disebut endospora karena dibentuk di dalam sel bakteri. Endospora akan tumbuh menjadi sel vegetative jika berada di tempat sesuai. Tidak seperti pada organism pembentuk spora lainnya, endospora pada sel bakteri bukan merupakan alat perkembangbiakan. Hal itu disebabkan satu sel bakteri hanya menghasilkan sendospora, dan apabila sudah berkecambah biasanya hanya menghasilkan satu sel bakteri. Kemampuan bakteri untuk menghasilkan endospora dapat hilang dan jika hilang, sulit untuk tumbuh kembali
g. Membran Sitoplasma
Merupakan selaput yang membungkus sitoplasma beserta isisnya, terletak di bawah dinding sel, tetapi tidak terikat dengan dinding sel. Membrane plasma tersusun atas lapisan lipoprotein yang bersifat semipermiabel. Fungsi membrane plasma antara lain untuk mengatur keluar masuknya zat-zat di dalam sel. Selain itu, membrane plasma berfungsi sebagai tempat perlekatan pangkal flagellum. Jika membrane plasma pecah atau rusak, sel bakteri akan mati.
h. Dinding Sel
Dinding sel adalah bagian sel bakteri yang berfungsi member bentuk dan kekuatan/perlindungan terhadap sel. Dinding sel bakteri tersusun atas bahan peptidoglikan, yaitu suatu molekul yang mengandung rangkaian amino disakarida dan rantai peptida. Dinding sel relative kaku dibanding bagian-bagian lainnya. Berdasarkan dinding selnya bakteri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negatif
i. Kapsul
Kapsul merupakan lapisan lender yang menyelubungi dinding sel. Fungsinya untuk pertahanan diri dan cadangan makanan. Tidak semua bakteri berkapsul.
j. Pili (fimbriae)
Pada permukaan sel bakteri Gram negative sering terdapat banyak alat seperti benang-benang pendek yang disebut pili (tunggal : pilus/fibria). Panjang pilus mencapai 3 mikrometer dengan diameter sekitar 5mikrometer. Pili digunakan sebagai alat lekat pada bakteri lain atau dengan bahan-bahan padat yang merupakan makanan. Salah satu pili disebut sex pillus (pilus kelamin) fungsinya sebagai penghubung dalam perpindahan ,ateri genetic (DNA) ketika suatu bakteri berkonjugasi. Umumnya, setiap sel bakteri hanya memiliki 1 atau 2 pilus kelamin
k. Flagellum
Flagellum berfungsi membantu pergerakan bakteri berdasarkan jumlah dan letak flagellum, bakteri dibagi empat macam
1. Atrik, tidak memiliki flagellum
2. Monotrik, memiliki satu flagellum pada salah satu ujung sel bakteri
3. Lopotrik memiliki dua atau lebih flagella pada salah satu ujung sel bakteri
4. Amfitrik memiliki dua atau lebih flagella di kedua ujung sel bakteri
5. Peritrik memiliki flagella di selurur permukaan sel bakteri

REPRODUKSI BAKTERI

Bakteri memiliki dua macam cara bereproduksi, secara aseksual dengan pembelahan biner, secara seksual dengan konjugasi

a. Pembelahan Biner
Pembelahan biner tidak sama dengan pembelahan mitosis. Pada pembelahan biner sel bakteri membelah menjadi dua sel anakan. Yang umum terjadi adalah pembelahan biner melintang. Pembelahan ini berlangsung sangat cepat. Beberapa bakteri hanya memerlukan waktu kurang dari 20 menit untuk membelah menjadi dua.

b. Konjugasi
Konjugasi terjadi jika satu bakteri memindahkan bahan genetiknya ke dalam sel bakteri lain. Proses pemindahan ini melalui sex pilus. Bakteri yang memindahkan bahan genetiknya disebut bakteri donor atau “bakteri jantan”, sedangkan penerimanya disebut bakteri resipien atau “bakteri betina”. Bahan genetic yang dipindahkan dari bakteri donor akan bergabung dengan bahan genetic bakteri resipien sehingga terjadi perubahan sifat. Jika bakteri resipien membelah akan dihasilkan sel anakan bakteri dengan sifat baru.

Konsep asal usul kehidupan


Suatu benda dikatakan hidup jika mampu menunjukkan ciri-ciri kehidupan yaitu : memerlukan nutrisi, bergerak, bernafas, tumbuh dan berkembang, melakukan ekskresi/ pengeluaran sisa-sisa metabolism, berkembang biak, peka terhadap rangsangan (iritabilita), koordinasi, dan adaptasi.

Asal Usul Kehidupan

Bagaimana makhluk hidup pertama lahir masih merupakan misteri yang belum bisa diungkap para ilmuan. Secara umum Teori asal usul kehidupan ada dua, yaitu abiogenesis ( makhluk hidup berasal dari benda mati) dan biogenesis (makhluk hidup brasal dari makhluk hidup juga).

1. Teori Abiogenesis

Pemuka paham ini adalah seorang bangsa Yunani, yaitu Aristoteles (394-322 sebelum masehi). Teorinya mengatakan kalau makhluk hidup yang pertama menghuni bumi ini adalah berasal dari benda mati. Timbulnya makhluk hidup pertama itu terjadi secara spontan karena adanya gaya hidup. Oleh karena itu paham abiogenesis disebut juga paham generatio spontanea. Paham ini bertahan cukup lama, yaitu semenjak zaman Yunani kuno (ratusan tahun sebelum masehi) hingga pertengahan abad ke 17.

Pada pertengahan abad ke 17 paham ini seolah-olah diperkuat oleh antonie van Leeuweunhoek, seorang bangsa Belanda. Dia menemukan mikroskop sederhana yang dapat digunakan untuk melihat jentik-jentik (makhluk hidup) amat kecil pada setetes rendaman air jerami. Hal inilah yang seolah-olah memperkuat paham abiogenesis.

2. Teori Biogenesis

Setelah bertahan cukup lama, paham abiogenesis mulai diragukan. Beberapa ahli kemudian mengemukakan paham biogenesis. Beberapa ahli yang mengemukakan paham biogenesis antara lain :

a. Francesco Redi
(Italia, 1626-1697)
Redi menentang teori abiogenesis dengan mengadakan percobaan menggunakan toples dan daging. Toples 1 diisi daging yang ditutup rapat-rapat. Toples 2 diisi daging dan ditutup kain kasa. Toples 3 diiisi daging dan dibuka. Ketiga toples ini dibiarkan beberapa hari. Dari hasil percobaan ini ia mengambil kesimpulan sebagai berikut : Larva (kehidupan) bukan berasal dari daging yang membusuk tetapi berasal dari lalat yang dapat masuk ke dalam tabung dan bertelur pada keratin daging.

b. Lazzaro Spallanzani
(Italia, 1729-1799)
Spallanzani menentang pendapat John Needham (penganut paham abiogenesis), menurutnya kehidupan yang terjadi pada air kaldu disebabkan oleh pemanasan yang tidak sempurna. Kesimpulan percobaan spallanzani adalah : pada tabung terbuka terdapat kehidupan berasal dari udara, pada tabung tertutup tidak terdapat kehidupan, hal ini membuktikan bahwa kehidupan bukan dari air kaldu.
c. Louis Pasteur (Perancis, 1822-1895)
Louis Pasteur melakukan percobaan yang menyempurnakan percobaan Spalanzani. Pasteur mlakukan percobaan menggunakan labu yang penutupnya leher angsa, bertujuan untuk membuktikan bahwa mikroorganisme terdapat di udara bersama dengan debu. Hasil percobaannya adalah sebagai berikut :
- Mikroorganisme yang tumbuh bukan berasal dari benda mati (cairan) tetapi dari mikroorganisme yang terdapat di udara
- Jasad renik terdapat di udara bersama dengan debu
Dari percobaan ini, gugurlah teori abiogenesis tersebut.
Pasteur terkenal dengan semboyannya “Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo” yang mengandung pengertian : kehidupan berasal dari telur dan telur dihasilkan makhluk hidup, makhluk hidup sekarang berasal dari makhluk hidup sebelumnya, makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga.

Di samping dua teori di atas, masih ada lagi beberapa teori tentang asal usul kehidupan. Beberapa teori yang dikembangkan ilmuan antara lain :
A. teori kreasi khas, yang menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh zat supranatural ( gaib) pada saat yang istimewa
B. Teori kosmozoan, yang menyatakan bahwa kehidupan yang ada di planet ini berasal dari mana saja
C. Teori evolusi biokimia, yang menyatakan bahwa kehidupan ini muncul berdasarkan hukum fisika, kimia, dan biologi
D. Teori keadaan mantap, menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul.

Beberapa ilmuan yang membuktikan teori evolusi kimia antara lain Harold Urey, Stanley Miller, dan Alexander Oparin
- Teori Harold Urey, menurutnya zat hidup yang pertama kali mempunyai susunan menyerupai virus saat ini. Zat hidup tersebut mengalami perkembangan menjadi berbagai jenis makhluk hidup. Urey berpendapat bahwa kehidupan terjadi pertamakali di udara (atmosfer). Pada saat tertentu dalam sejarah perkembangan terbentuk atmosfer yang kaya akan molekul- molekul CH4, NH3, H2, H2O. karena adanya loncatan listrik akibat halilintar dan sinar kosmik terjadi asam amino yang memungkinkan terjadi kehidupan.
- Eksperimen Stanley miller, Stanley Miller adalah murid Harold Urey yang juga tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. Dia melakukan percobaan untuk menguji hipotesis Harold Urey. Dari hasil eksperimennya Miller dapat memberikan petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam system kehidupan seperti lipida, karbohidrat, asam amino, protein, nukleotida dan lain-lain dapat terbentuk dalam kondisi abiotik.
- Teori Evolusi Biologi Oparin, dia berpendapat bahwa kehidupan pertama terjadi di cekungan pantai dengan bahan-bahan timbunan senyawa organic dari lautan. Timbunan senyawa organic ini disebut sop purba atau sop primordial.

Meskipun banyak petunjuk yang diberikan, asal usul kehidupan masih misteri. Seandainya misteri ini terbongkar, mungkinkah manusia akan menjadi pencipta yang bahkan bisa menciptakan kehidupan?

Mahkluk aneh lautan terdalam

Ikan Viper

ikan viper

Memiliki nama latin Mesopelagic dapat ditemukan dikedalaman 80-1600 meter, merupakan ikan dengan tampang super kejam (mulut lebar dan gigi tajam). seperti kebanyakan ikan dari lautan dalam, ikan ini tidak memiliki warna kulit alias tembus pandang dan organnya menyala karena proses yang disebut bioluminescence, selain itu mereka memiliki mata yang besar untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin di dalam kondisi minim cahaya atau bahkan tanpa cahaya sama sekali. Mulutnya yang lebar dalam menelan utuh ikan yang bahkan lebih besar dari badannya, hal ini dimungkinkan karena perutnya bersifat elastis sehingga dapat mengembang. Ikan-ikan dasar laut ini harus beradaptasi dengan lingkungan yang sangat minim stok makanan karena lingkungannya yg sangat dalam sehingga tidak banyak mahluk lain yg blogwalking berkeliaran, kadang mereka saling memakan sesama sejenis untuk dapat bertahan hidup.


Fangtooth

fangtooth fish deep bluesea

Dikenal juga dengan nama Anoplogaster Cornuta, meski terlihat seperti monster, ikan ini cuma dapat tumbuh sampai 6 inci panjangnya. Ikan ini memiliki tubuh pendek dengan kepala yang berukuran besar, ikan ini hidup dikedalaman yang cukup ekstrim yaitu 16.000 kaki. Tekanan yang tinggi dan temperatur yang hampir membeku membuat makanan sulit didapatkan, sehingga ikan ini hampir memakan semua yang dapat ditemui. Fangtooth dapat ditemukan di lautan tropikal seperti Australia.

Dragonfish

dragonfish

Mempunyai nama latin Grammatostomias Flagellibarba, hidup di kedalaman 5000 kaki / 1.500 meter, memiliki semacam belalai menyala yang terhubung dengan dagunya. Dibagian samping tubuhnya juga terdapat bagian menyala yang digunakan untuk memberi tanda kepada ikan Dragonfish lain selama musim kawin.

Angler

angler fish

Dikenal juga dengan nama Melanocetus Johnsoni, tubuhnya berkembang sampai 5 inci, tubuhnya hampir menyerupai bola basket, ditemukan dikedalaman 3000 kaki.

Gulper Eel

Gulper Eel fish

Dikenal juga dengan nama Eurypharynx Pelecanoides, dapat tumbuh sampai panjang 2-6 kaki dapat ditemukan dikedalaman 3000 sampai 6000 kaki di dasar laut.

Gurita Raksasa

gurita raksasa

Memiliki nama latin Architeuthis Dux, salah satu mahluk laut terbesar, dapat tumbuh sampai dengan ukuran 60 kaki, dikenal sebagai hewan tak bertulang belakang terbesar yang pernah ada. Hewan satu ini dikenal sangat misterius karena belum pernah ada yang melihat mahluk ini di alam liar, karena kebanyakan mereka ditangkap sudah dalam keadaan mati atau tersangkut jaring nelayan. Hewan ini termasuk hewan pemakan daging, dan mereka akan memakan apapun yang mereka tangkap, selama perang dunia ke dua ada sebuah cerita yang menyatakan mahluk ini menarik seseorang dari sebuah kapal kecil di kegelapan malam. Tetapi gurita ini merupakan makanan fav untuk ikan paus, karena pernah ditemukan Gurita raksasa ini didalam perut ikan paus yang telah mati.

Giant Isopod

Giant Isopod

ikan lautan dalam

Dikenal juga dengan nama Bathynomus Giganteus, dapat tumbuh sampai panjang 16 inci, hidup dikedalaman 2000 kaki.

Long Nosed Chimaera

long nosed Chimaera
Memiliki nama lain Harriotta Raleighana, dapat tumbuh sampai panjang 5 kaki,  memiliki hidung seperi moncong pesawat supersonic, hidup dikedalaman 8000 kaki.

Balada bayi kembar beda warna kulit

Sepasang Suami-Istri Di Belanda Wilma dan Wilem Struarts mengalami hal yang unik pada hari kelahiran anak-anaknya.
Ceritanya mereka nikah tahun 1984, udah kawin-kawin tapi kok susah dapet anak. Akhirnya dokter menyarankan proses In Vitro Fertilization (mungkin kyk bayi tabung kali ya…).

Nah Mba Wilma bisa terbuahi juga deh pada tanggal 2 April 1993. Bertambah gembira lagi mereka sejak tahu anaknya itu kembar sesuai harapan

Akhirnya pada tahun 1993 di Belanda Wilma Stuart melahirkan 2 anak laki-laki. Kedua anak itu sudah diketahui sebagai kembar dizigotik atau fraternal (simpelnya kembar tidak identik, gara2 lebih dari 1 sel telur yang terbuahi, jadinya gak beda sama kakak-adik biasa yang lahirnya lain waktu)

Nah namun saat setelah dilahirkan terjadi kejanggalan gan.
Anak yang satu “Tuen” terlihat normal berkulit putih seperti orang keturunan belanda biasa, namun saudaranya “Koen” berkulit agak kecoklatan.



Satu-satunya penjelasan yang bisa terjadi adalah anak yang baru lahir bisa saja mempunyai masalah pada hatinya, yang dapat menyebabkan kulitnya menjadi kuning ataupun gelap. Tapi ketika dilakukan pengecekan, tidak ada hal yang janggal dan berbeda…

Untuk 6 bulan keluarga itu mencoba tidak memikirkan apa yang terjadi, walaupun selalu membuat orang yang melihatnya terkejut (iyalah, pasti kaget hehe).

Sampai suatu hari Tuen kecil sakit infeksi pada sekitar parunya, dan berangkatlah sekeluarga ke dokter spesialis anak Dr. Brussel.
Dr. Brussel menanyakan tentang kejanggalan kedua anak, “yang satu putih kyk kapas, satunya lagi kyk permen kopiko. Kok bisa?”. Dan setelah diskusi panjang Pak Dokter menyarankan mereka melakukan tes DNA.


Setelah 1 tahun sejak kelahiran mereka, keluarlah hasil test DNA tersebut, dimana disimpulkan Koen bukanlah hasil dari Pak Wilem. Dan ayah biologis aslinya juga ketahuan siapa, yang tentunya terkaget-kaget, dan sempat menemui anak nyelipnya itu saat berumur 18bulan. (pasti susah tidur dia )

Rumah sakit pun mengakui kesalahannya, dengan spekulasi penyebabnya adalah pipet tetes yang dipakai dua kali sewaktu kawin tabung tersebut. Hal ini sempat bikin gempar media belanda saat tahun 1995.

LOH TRUS GIMANA KOEN & TUEN???


Untungnya Bapak dan Ibu Stuart sepakat ngotot bahwa kedua anak itu adalah sah anak mereka, udah darah daging katanya. Dan tetap mencoba hidup normal seperti keluarga pada umumnya. Dimana mungkin agak sulit, karena lingkungannya masih melihat ras dsb.

Dari sumber berita yang disadur, kelihatannya hidup mereka baik-baik aja sampai sekarang bahkan mereka mendapat award “The World's Most Least Alike Twins” dari acara perkumpulan anak kembar dunia

Serangga-serangga yang mempunyai insting membunuh kuat

Kita mengenal serangga sebagai salah satu jenis makhluk hidup dengan populasi paling banyak di bumi ini. Dari sekian banyak serangga, memang ada yang tidak berbahaya, namun ada juga yang berbahaya. Nah, serangga - serangga dibawah ini mungkin memang didesain sebagai mesin pembunuh yang sempurna, bahkan mereka mungkin jauh lebih efisien dan lebih baik dibanding mahkluk lainnya.


Serangga - serangga dibawah ini sepertinya memang didesain sebagai mesin pembunuh yang sempurna. MEmang, sebagian tidak berbahaya bagi manusia, namun beberapa serangga dapat menimbulkan luka serius bagi manusia.

1. Lalat Perampok


Kita semua pasti tidak asing dengan lalat - lalat yang beterbangan di sekitar kita. Lalat memang lebih sering dikenal sebagai pembawa kuman penyakit, bahkan sejak di sekolah, lalat dianggap sebagai hewan yang merugikan manusia. Lalat yang kita sering kita lihat di rumah hanyalah satu dari sekian banyak spesies lalat yang pernah ditemukan.

Menurut ilmuwan, skitar 120.000 jenis lalat telah berhasil diidentifikasi dan beberapa diantaranya adalah predator mematikan yang sama sekali berbeda dengan lalt yang sering kita jumpai, dan lalat perampok adalah salah satunya.

Lalat ini memiliki penglihatan yang tajam, dapat terbang dengan kecepatan tinggi, dan menangkap mangsanya di udara. Ketika lalat ini mendapatkan mangsanya, ia akan menyuntikkan racun saraf dan cairan pencerna lewat mulutnya yang didesain sedemikian rupa, lalu ia akan menghisap cairan tubuh mangsanya hingga kering. Hampir semua jenis serangga kecil menrupakan mangsa dari lalt ini, bahkan jairng laba- laba yangkuat tidak mampu menahan laju dari lalat ini. MEskipun lalat ini memiliki racun, namun ia tidak berbahaya bagi manusia, hanya saja jika digigit oleh lalat ini, maka rasa sakit yang ditimbulkan akan luar biasa.

2. Kumbang Macan


Semua orang juga tahu jika Cheetah adalah hewan tercepat di bumi yang mampu berlari hingga 115 km/h. Dibandingkan dengan kumbang macan ini, tentu akan sangat jauh perbandingannya karena kumbang ini hanya mampu berlari dengan kecepatan maksimal 8 km/h. Tetapi tunggu dulu, jika ukuran kumbang ini sama dengan cheetah, maka si cheetah akan ngos- ngosan mengejar kumbang ini karena ia mampu berlari secepat 500km/h dan mungkin akan menggantikan posisi cheetah sebagai hewan tercepat di bumi, bahkan mobil supersport buatan massal pun akan sulit mengejarnya.

Itulah sekilas mengenai kemampuan kumbang ini. Saking cepatnya ia bergerak, sampai - sampai ia harus berhenti beberapa kali untuk menentukan lokasi mangsanya. Setelah ia menentukan lokasi mengsanya, ia berlari dengan cepat untuk menyambar mangsanya. Selain mengandalkan kecepatan sebagai senjata untuk membunuh mangsanya, kumbang ini juga memiliki rahang yang kuat. Karena kemampuannya yang luar biasa, kumbang ini digunakan manusia untuk mengendalikan hama seperti ulat, belalang, dan serangga lainnya.

3. Anai - anai / Undur - Undur


Anai - anai tentu bukan serangga yang asing lagi bagi kita. Hewan yang dipercaya sebagai obat penurun tekanan darah ini sebaiknya jangan dianggap remeh. Mungkin bagi kita anai - anai hanya serangga kecil yang unik karena cara bergeraknya yang unik, yaitu mundur, namun bagi serangga - serangga yang ukurannya lebih kecil seperti semut, anai - anai adalah predator ganas yang harus dihindari. Anai - anai sendiri merupakan tahap larva sebelum bermetamorfosis sempurna.

Biasanya anai - anai banyak ditemukan di tempat - tempat berpasir karena bentuk tubuh dan cara bergerak anai - anai sangat cocok untuk membuat jebakan di tempat yang berpasir. Anai - anai akan menunggu didasar jebakannya yang berbentuk corong tersebut, dan ketika ada seekor serangga yang sial karena terjatuh di jebakan tersebut, maka serangga tersebut akan sulit untuk meloloskan diri. Karena jebakannya terletak di daerah berpasir, maka mangsanya akan sulit untuk naik karena ia akan tergelincir lagi dan menjadi santapan anai - anai. Jika kalian penasaran, silahkan lihat di sarang anai - anai ini, jika ada semut yang kebetulan masuk ke jebakannya, maka kalian akan melihat bagaimana serangga ini membunuh mangsanya dengan sempurna.

4. Serangga Pembunuh


Serangga pembunuh merupakan jenis serangga yang memiliki kemampuan membunuh paling baik diantara serangga - serangga lainnya. Ada banyak jenisnya, namun sebagian besar tidak berbahaya bagi manusia. Oh ya, serangga - serangga ini memiliki spesialisasinya sendiri dalam membunuh mangsa. Ada spesies yang hanya membunuh laba- laba saja, ada juga yang hanya memburu semut dan lalat, hmm..seperti pembunuh profesional saja.

Serangga pembunuh dipersenjatai dengan bagian mulut yang berbentuk seperti jarum, yang berfungsi untuk menyuntikkan air liur yang mematikan. Air lur ini akan mencerna organ dalam mangsanya, dan seperti serangga lain yang tidak mampu memakan mangsa secara langsung, serangga ini menghisap cairan tubuh mangsanya. Tidak terbayang bukan bagaimana jika hewan ini berukuran raksasa.

5. Belalang Sembah


Sebagai salah satu serangga favorit saya, belalang sembah merupakan salah satu dari serangga pembunuh terbaik dengan dukungan fisiknya yang menunjangnya sebagai predator sejati. Meskipun spesiesnya juga banyak, namun belalang sembah atau mantis terkenal akan kaki depannya yang didesain khusus untuk menangkap mangsanya. Serangga ini menunggu mangsanya dengan mengandalkan kamuflase tubuhnya dan ketika mangsanya lewat, ia akan segera menyergap dengan kecepatan tinggi. Belalang sembah biasanya memangsa hewan - hewan kecil. Serangga ini juga dikenal memakan mangsanya secara langsung karena ia juga memiliki rahang yang kuat.

6. Lebah Macan


Lebah berukuran raksasa ini merupakan serangga yang hidup di wilayah Asia. Serangga yang merupakan musuh bebuyutan belalang sembah ini memiliki sengat yang cukup besar untuk membunuh seekor laba - laba besar seperti tarantula. Lebah ini memliki dosis racun yang lebih tinggi dari lebah manapun, sehingga dapat menimbulkan kematian bagi manusia jika disengat lebah ini dalam jumlah banyak.

Di Jepang sendiri, lebah ini sedikitnya membunuh 40 orang dalam setahun dan membuat masyarakat ketakutan. Lebah Macan sebenarnya hanya menggunakan sengatnya sebagai pertahanan diri, dan untuk berburu mangsa, mereka menggunakan rahangnya yang kuat untuk menbunuh mangsa yang labih kecil.

Ada sebuah cerita mengenai lebah ini, seorang peternak lebah madu dari Eropa mencoba untuk menggabungkan lebah Macan ini dengan jenis lebah madu dengan tujuan untuk mrnyilangkan kedua jenis lebah agar produksi madu lebih banyak karena ukuran lebah macan yang lebih besar dari lebah madu. Namun apa yang terjadi? Lebah macan yang hanya berjumlah beberapa tersebut menghancurkan semua koloni lebah madu hanya dalam waktu beberapa hari saja.
Tidak ada satu lebah madu pun yang tersisa, semuanya dibunuh oleh lebah macan, padahal koloni lebah madu Eropa tersebut berjumlah sekitar 30.000 ekor lebah. Mungkin itulah penggambaran bagaimana ganasnya lebah ini, namun lebah ini bukanlah jenis lebah terkuat karena lebah madu dari Jepang mempunyai trik dan cara khusus untuk membunuh lebah macan ini. Pertama mereka akan mengepung kawanan lebah macan ini,kemudian dengan mengandalkan jumlah mereka yang banyak, mereka membentuk formasi berbentuk bola padat dan mengepung kawanan lebah macan.
Lebah madu Jepang ini kemudian mulai mengepakkan sayap mereka lebih cepat sehingga menimbulkan panas didalam formasi bola tersebut hingga suhuny amencapai 47 derajat Celcius. Pada suhu ini, lebah macan yang terperangkap dalam formasi bola padat tadi tidak akan mempu bertahan dan akan mati secara perlahan. Peribahasa diatas langit masih ada langit sepertinya memang cocok untuk kisah ini.